![]() |
| Peluncuran Terminal Penumpang Pelabuhan Dumai sebagai Kawasan Non Tunai, Kamis (2/7/2026) (f: ist) |
PORTALREDAKSI.COM – PT Pelabuhan Indonesia
(Persero) atau Pelindo terus memperkuat komitmennya dalam mendukung
transformasi pelayanan digital di sektor kepelabuhanan melalui
pengembangan ekosistem pembayaran non tunai di kawasan pelabuhan.
Langkah ini ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi pengguna jasa
sekaligus mendorong percepatan digitalisasi ekonomi nasional.
Komitmen
tersebut diwujudkan oleh Pelindo Regional 1 Dumai bersama Bank
Indonesia, dengan dukungan perbankan seperti Bank Mandiri, Bank Negara
Indonesia (BNI), dan Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah), melalui
peluncuran Terminal Penumpang Pelabuhan Dumai sebagai Kawasan Non Tunai,
Kamis (2/7/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pelaksana
Tugas (Plt) Gubernur Riau SF. Hariyanto, Wali Kota Dumai H. Paisal,
serta Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta.
Peluncuran
kawasan non tunai ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam
mendorong implementasi transaksi digital melalui berbagai instrumen
pembayaran, seperti QRIS, mesin EDC untuk kartu kredit dan debit, uang
elektronik berbasis kartu, serta transfer perbankan di lingkungan
Pelabuhan Dumai, khususnya di terminal penumpang.
Penerapan
transaksi non tunai diharapkan mampu menghadirkan layanan pelabuhan yang
lebih cepat, mudah, aman, dan efisien. Seluruh aktivitas transaksi,
mulai dari pembelian tiket kapal, pembayaran pas masuk terminal bagi
penumpang dan kendaraan, transaksi tenant, hingga layanan pendukung
lainnya, kini dapat dilakukan secara digital.
Sebagai salah satu
pintu gerbang internasional di Provinsi Riau, Pelabuhan Dumai memiliki
peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat dan arus wisatawan
mancanegara. Oleh karena itu, penerapan kawasan non tunai menjadi
momentum penting dalam meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus
mempercepat adaptasi teknologi digital di sektor transportasi laut.
Dalam
keterangan resminya, Jumat (3/7/2026), Executive General Manager
Pelindo Regional 1 Dumai, Jonatan Ginting, menyampaikan bahwa pihaknya
menyambut baik kolaborasi dengan Bank Indonesia, pemerintah daerah,
serta pelaku usaha dalam mewujudkan pelabuhan yang modern dan
berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
“Pelindo berkomitmen penuh
untuk menghadirkan standar layanan kepelabuhanan yang modern, aman, dan
efisien. Pemberlakuan transaksi non tunai di Pelabuhan Dumai merupakan
bagian dari transformasi pelayanan. Inovasi ini tidak hanya memberikan
kemudahan bagi pengguna jasa, tetapi juga menjadi motor penggerak
percepatan digitalisasi ekonomi nasional,” ujarnya.
Melalui
sinergi dan integrasi tersebut, Pelindo optimistis seluruh ekosistem di
pelabuhan, mulai dari tenant, pelaku UMKM, operator transportasi, hingga
penumpang, dapat semakin terbiasa memanfaatkan transaksi digital.
Dengan demikian, diharapkan tercipta tata kelola layanan yang lebih
transparan, praktis, dan akuntabel. (adv/red)










0 Komentar