Viona Grafika


 

Sosok Mayat Terapung di Perairan Tanjung Kedabu, Berikut Keterangan BPBD Meranti



PORTALREDAKSI.COM – Penemuan sesosok mayat laki-laki yang terapung di perairan Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Jumat (2/1/2026), langsung ditindaklanjuti oleh tim gabungan. Jenazah tersebut rencananya akan dibawa ke RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti di Selatpanjang untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Meranti, M Khardafi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ardath, S.IP, mengatakan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya mayat terapung di lokasi kejadian.

"Kami dari BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Kapolsek Rangsang, Bhabinkamtibmas Rangsang Pesisir, Basarnas, serta UPT Puskesmas setempat telah turun ke lokasi setelah mendapat laporan," ujar Ardath.

Ia menjelaskan, untuk sementara jenazah telah berhasil dievakuasi dari perairan oleh masyarakat setempat dengan dibantu personel Polsek, BPBD, dan Basarnas. Proses evakuasi berlangsung lancar meski kondisi di lapangan cukup menantang.

"Mayat tersebut sudah diangkat dan diamankan. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Selatpanjang, tepatnya ke RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

Ardath juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang dengan sigap melaporkan kejadian tersebut, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan terkoordinasi.

"Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah cepat mengabarkan kepada BPBD dan Basarnas, serta kepada Kapolsek Rangsang dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, penemuan mayat seorang laki-laki tanpa identitas (Mr. X) menggegerkan warga Dusun I, Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti. Jasad tersebut ditemukan pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 10.15 WIB di wilayah RT 002/RW 002, sehingga menyita perhatian masyarakat setempat.

Informasi awal menyebutkan, jasad korban pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di sekitar lokasi. Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti. Warga pun tampak berkumpul di sekitar lokasi penemuan dengan rasa penasaran dan keprihatinan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah personel yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Kanit Reskrim Polsek Rangsang, BPBD Kepulauan Meranti, serta perangkat Kecamatan dan Pemerintah Desa setempat turut dikerahkan untuk melakukan penanganan awal.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, SH membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

"Masih dilakukan langkah-langkah awal, termasuk olah TKP dan pengumpulan keterangan saksi di sekitar lokasi," ujarnya yang menjelaskan bahwa identitas korban hingga kini masih belum diketahui dan penyelidikan masih terus berlangsung. (red)

Sumber: Goriau.com

Posting Komentar

0 Komentar